Vihara Dhammadipa Surabaya
Vihara Dhammadipa Surabaya sebelumnya berada di Jalan Telasih 16, dan kini terletak di Jalan Pandegiling Surabaya di bawah naungan Sangha Theravada Indonesia. Share Trans Surabaya Posting @Tweet
Vihara Dhammadipa Surabaya sebelumnya berada di Jalan Telasih 16, dan kini terletak di Jalan Pandegiling Surabaya di bawah naungan Sangha Theravada Indonesia. Share Trans Surabaya Posting @Tweet
GBI Rehobot Ruko Galeria Damro D 20-22, Jl. Mayjend. Sungkono 75 Surabaya Pdt. Ishak Vivid Irawadi Share Trans Surabaya Posting @Tweet
GBI Jemaat Diaspora Sejahtera Jl Ngagel 179 RK 17 Surabaya Pdt. Drs. Ec. M. Sudhi Dharma, M.Th. Telp: 031 5039784 Share Trans Surabaya Posting @Tweet
Gereja Injili Indonesia atau kata lain Hok Im Tong yang memiliki arti sebenarnya berarti Ruang (besar) Injil, Evangelism Hall, atau lebih tepatnya Gereja Injil. Share Trans Surabaya Posting @Tweet
Vihara Avalokitesvara ini didirikan pada tanggal 17 Nopember 2002 di Surabaya, tempatnya berada di Jalan Rungkut Mejoyo Selatan atau didepan Kampus UBAYA, namun saat ini Vihara Avalokitesvara tengah dilakukan tahap renovasi tetal, Share Trans Surabaya Posting @Tweet
GBI Blessing Center Jl Manyar Kertoarjo V/62 Surabaya Telepon : 031-5961361, 8711427 (Surabaya, City Guide) TS-2011-08-18-091-GBI Blessing Center Manyar Share Trans Surabaya Posting @Tweet
Klenteng Sam Po Tay Djhien terletak di dekat Pelabuhan Tanjung Perak tepatnya di jalan Demak yang sebelumnya berada di jalan Prapatkurung. Klenteng ini memiliki sejarah yakni tersimpannya kayu dari perahu Laksamana Sam Poo Tay Djhien (alias Cheng Hoo). Share Trans Surabaya Posting @Tweet
GBI Jemaat Elim Kertajaya Jl Gubeng Kertajaya IX A / 26 Surabaya Pendeta : Pdt. Timotius Teddy Silohi Telp: 031 5617496 Share Trans Surabaya Posting @Tweet
Graha Bethany Nginden ini dibangun pada tahun 1987, dan merupakan sebuah gedung gereja yang terbesar di Asia Tenggara. Pada tahun 2000 Graha Bethany Nginden dilakukan soft openingĀ yang sekaligus Seminar Pelipatgandaan Gereja Internasional (SPGI) 2000. Share Trans Surabaya Posting @Tweet
Klenteng ini berdiri pada tahun 1830 oleh Hok Kian Kong Tik (Hok Kian Tik Kong) yaitu perkumpulan orang Tionghoa asal Hok Kian. Dalam pembangunan klenteng tersebut mulai dari tukang-tukang didatangkan langsung dari Tiongkok, juga bahan-bahan bangunan. Share Trans Surabaya Posting @Tweet